Postingan

Menampilkan postingan dari 2019
Hello, S Mungkin saat ini memang kita tidak bisa saling bersapa lagi. Mungkin saat ini kita sibuk dengan dunia masing-masing. Mungkin saat ini kita punya prioritas sendiri. Mungkin saat ini kita menikmati waktu kita sendiri. Tapi, dalam hati aku masih mengharapmu. Di dalam hati aku masih merindumu. Aku tau, aku gila, aku bodoh Kenapa bisa aku begitu merindumu? Kenapa bisa aku begitu ingin bertemu? Kenapa bisa aku ingin merasakan hangat genggaman dan pelukmu? Padahal kita tak pernah saling benar-benar tau. Bolehkan aku berharap? Hmmm..tidak, tidak hanya satu, tapi banyak. Aku ingin kita kita mengulang waktu saat kita bersama Aku ingin kita bertegur sapa Aku ingin kita saling membalas obrolan Aku ingin kita saling melempar canda tawa Aku ingin kita saling mendengarkan cerita Aku ingin kita, bersama lagi, untuk selamanya (mungkin)                  ...

Mempertanyakan Kegoblokanku

Yes. I know, aku menjelekkan diriku sendiri. I love to roasting myself. Born reckless and careless, and getting worse every single day, especially when it comes to something you called romance. Boys, boys, boys. They made me being a reckless and careless human being hehe lol. Urusan lelaki, percintaan, romansa yang sangat tidak aku kuasai menjadikan aku terlihat pecundang dan mebuatku lebih seperti budak cinta.  Tapi, ini lah aku. Manusia yang masih kurang pengalaman, masih kurang jauh mainnya, masih sedikit kawannya, dan masih belum matang jiwanya...berpetualang mancari jati diri, mencari cinta sejati.  Kesalahan, akan banyak terjadi. Di sana, di sini dan di mana-mana. Tapi tak apa, setiap kali aku terjatuh, mungkin akan tersungkur, tapi masih ada pilihan kan untuk bangun dan bangkit kembali.  Gobloknya aku pun sudah terbukti dan tak perlu diuji lagi. Goblokku natural dari dalam hati, gak pake setengah-setengah. Goblokku udah nembus ke DNA, kasian ya...