Mempertanyakan Kegoblokanku

Yes. I know, aku menjelekkan diriku sendiri. I love to roasting myself.

Born reckless and careless, and getting worse every single day, especially when it comes to something you called romance.

Boys, boys, boys. They made me being a reckless and careless human being hehe lol.
Urusan lelaki, percintaan, romansa yang sangat tidak aku kuasai menjadikan aku terlihat pecundang dan mebuatku lebih seperti budak cinta. 

Tapi, ini lah aku. Manusia yang masih kurang pengalaman, masih kurang jauh mainnya, masih sedikit kawannya, dan masih belum matang jiwanya...berpetualang mancari jati diri, mencari cinta sejati. 

Kesalahan, akan banyak terjadi. Di sana, di sini dan di mana-mana. Tapi tak apa, setiap kali aku terjatuh, mungkin akan tersungkur, tapi masih ada pilihan kan untuk bangun dan bangkit kembali. 

Gobloknya aku pun sudah terbukti dan tak perlu diuji lagi. Goblokku natural dari dalam hati, gak pake setengah-setengah. Goblokku udah nembus ke DNA, kasian ya ntar anakku nanti dapet gen goblok dari emaknya ini hehehe. Gak ya, cukup aku aja yang goblok, anak-anak ya jangan, biar ikut bapaknya pinter dan hebat. HAHAHAHAH. Bapaknya yang mana nih...?

Ya sudah, sudah sore ini, mendung juga 


Salam, dari yang tergoblok

Rose ❤️

Komentar